Erti Sunyi


Sunyi itu adalah prolog malam cinta berdarah. Sayapnya parah, ditikam curang kekasih tersayang.
 

Sunyi itu adalah sinar malam dari bulan turun ke wajahmu, dan kau berpaling enggan lalu berbayang di redup matamu

  
Sunyi itu adalah saat aku berpura pura buta, tika terpandang mantanku dikelek orang, sedang aku masih mengemis cintanya.

 
 Sunyi itu adalah titis titis air mata, yang bergenang di telapak tanganku, kubuat siram pohon cinta kita yang telah layu.

 
Sunyi itu adalah pasir pasir rindu ditanah tandus, seribu tahun aku berhuma, sebatang pohon cinta pun enggan tumbuh.


Sunyi itu adalah liku liku sungai hidup, yang telah lama kering airnya dek kemarau rindu.
 
 
Sunyi itu adalah perahuku yang telah patah dayung cintanya, lalu karam di lautan rindu yang paling dalam.   
 
 
 Sunyi itu adalah epilog saat ku melangkah ke kubur cinta, yang pada nisannya, tercatit epitaph namaku sendiri...
 
 
-PPP-

No comments: